Manfaat Air Rebusan Jagung Yang Perlu DIketahui

Air rebusan jagung nyatanya bermanfaat untuk mengobati beberapa penyakit, salah satunya yakni untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi/hipertensi, diabetes, mengobati batu empedu, mengobati tekanan batu ginjal, dan untuk menghentikan kebiasaan mengompol pada anak.

1. Air rebusan jagung untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi
– Bahan yang diperlukah yaitu 5-7 tongkol jagung muda dan 1 genggam rambut jagung
– Semuanya bahan direbus dengan air 110 ml
– Saring air rebusan jagung itu, dan minum keseharian selama 7 hari.

Penting Untuk Diketahui Tentang Kanker "P4YUD4R4"

P**yudar* bulan kesadaran kanker baru saja mendapat berlangsung, yang berarti Push Besar Pink sedang dibebaskan. Industri kanker akan bergeser ke overdrive, mendesak perempuan di mana-mana untuk mendapatkan pemutaran mammogram mereka saat mereka memohon sumbangan tunai untuk penelitian kanker p**yudar*. Semua sambil memberikan sedikit di jalan tips pencegahan praktis dan alat-alat yang perempuan dapat digunakan untuk menghindari bentuk umum kanker.

Sebagai informasi, individu kesehatan-cerdas, Anda mungkin ingin tahu apa yang Anda perlu mencari sekarang untuk gigit kanker p**yudar* sejak awal. Alih-alih mencoba untuk berurusan dengan itu setelah Anda sudah didiagnosis - yang mudah-mudahan tidak akan pernah terjadi! Kami telah menyusun daftar lima peringatan dini tanda-tanda kanker p**yudar*, yang sebagian besar jarang dibicarakan di media, yang dapat Anda gunakan di gudang pencegahan Anda untuk tetap di depan permainan.

Khasiat Biji Rambutan Untuk Penderita Diabetes

Pemakaian biji rambutan untuk membebaskan penderitaan kencing manis step 2 sudah dapat dibuktikan manjur. Kajian yang dikerjakan di Eropa sudah menunjukkan bahwa biji rambutan sukses membebaskan 17, 542 orang pasien diabetes step 2 di semua dunia pada th. 2014. Kita rakyat Indonesia cukup bersukur kerana mempunyai buah itu dinegara sendiri.

Langkah pemakaiannya.

1. Ambillah 5 biji (seeds) rambutan.
2. Goreng.
3. Tumbuk sampai hancur jadi tepung.
4. Campur dengan air sejuk serta minum.

Bunda Sayangi Anakmu, Jangan Menyusui Sambil Main Ponsel



Kehadiran gadget telah membuat sebagian besar orang merasa tidak bisa terpisahkan dengan perangkat elektronik digital tersebut. 
 
Tidak hanya untuk berkomunikasi, gawai pun kini memiliki beragam fitur untuk menemani aktivitas sehari-hari, termasuk media sosial, permainan, pemutar musik, hingga buku elektronik.

Kini ada kecenderungan baru yang dilakukan oleh para ibu muda modern yang baru saja menyambut kelahiran buah hatinya.

Banyak dari mereka memberikan ASI pada bayi sembari main gawai, atau disebut juga dengan brexting, kependekan dari breast texting.

Ternyata Merebus Kembali Air Yang Sudah Matang Bisa Jadi Racun

Kalian pernah tahu gak kebiasaan yang salah dan seharusnya tidak kita lakukan pada air yang telah dimasak. Biasanya setelah memasak air ada saja air yang tersisa dan disimpan untuk nanti-nanti. Pastikan jika ingin menggunakannya kembali jangan merebus ulang air tersebut.
 
Apa salahnya?  Air yang masih mentah harus direbus agar kuman-kumannya mati. tetapi ketika merebusnya kembali maka akan mengubah susunan kimiawinya. Gas terlarut beubah menjadi mineral jika direbus kembali maka menjadi racun. 

Bunda Wajib Baca, Jangan Sembarangan ‘Pumping’ dan Simpan ASI

Sebagian besar ibu ingin memberikan ASI kepada bayinya secara langsung. Tapi bagi para ibu yang bekerja, hal tersebut sulit dilakukan, sehingga ASI deiberikan dalam bentuk perahan.

Selain ibu yang bekerja, banyak ibu-ibu yang seringkali merasa payudaranya ‘penuh’ dan tidak nyaman sehingga mereka memilih segera memerah ASI.

Eits, tapi jangan asal perah dan simpan ASInya ya Bunda. Dilansir dari laman idai.or.id, yang merupakan laman dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, mereka memberikan pengetahuan tentang hal-hal yang perlu diperhatikan oleh ibu saat memerah dan menyimpan ASI.

Buat yang Suka Duduki Dompet, Kamu Harus Baca ini

Menjadi pemandangan umum melihat para laki-laki meletakkan dompetnya di saku belakang celana. Tapi kebiasaan ini sebaiknya dihilangkan karena bisa mempengaruhi saraf-saraf yang ada di tubuh.
Para ahli mengungkapkan orang-orang yang duduk dengan dompet di saku belakang celana memiliki risiko merusak saraf-saraf kunci.

Kondisi ini sudah menjadi sangat umum di masyarakat hingga dijuluki dengan nama hip-pocket syndrome atau wallet-neuropathy.

Laki-laki yang selalu meletakkan dompet di saku belakangnya adalah kelompok yang paling berisiko terkena kondisi ini.

Ahli fisioterapi menuturkan adanya lonjakan jumlah laki-laki yang menderita atau mengeluhkan sakit punggung bagian bawah, dan diduga posisi dompet menjadi penyebab utama kondisi ini.