Showing posts with label Artikel Kesehatan Mengenai Alergi. Show all posts
Showing posts with label Artikel Kesehatan Mengenai Alergi. Show all posts

Mengatasi Alergi Dingin

Alergi dingin mungkin merupakan keluhan yang Anda alami. Kita mungkin sering mendengar ada beberapa orang yang mengalami alergi semacam ini. Bagaimana reaksi tubuh saat alergi semacam ini melanda?

Reaksi Tubuh Akibat Alergi Dingin

Respon tubuh ternyata berbeda–beda. Bagi orang tertentu, alergi dingin bisa menyebabkan terus menerus bersin yang nantinya akan hilang dengan sendirinya jika sudah berjemur sinar matahari. Bagi orang lain, reaksi muncul bisa berupa bentol–bentol di kulit dan terasa gatal, dalam kondisi yang lebih parah hingga bersisik kering dan mengelupas.
Jika kondisi seperti ini menyerang Anda, pasti rasanya ingin pindah ke bagian negara yang sedang musim panas sehingga bebas beraktivitas tanpa khawatir bersin–bersin atau gatal karena alergi. Benar – benar kesal rasanya jika kita dikalahkan oleh cuaca dingin atau suhu dingin hingga hanya bisa mengurung diri di kamar dengan pakaian tebal. Atau jika bepergian pun harus memakai baju yang dirangkap–rangkap.

Menghindari Alergi dan Obat Herbal Alergi

Obat Herbal Alergi bisa di dapat dengan mudah karena menurut para ahli pengobatan herbal, banyak sekali tanaman di pekarangan yang mampu untuk mengatasi gangguan atau penyakit ini. Menurut mereka, alergi sejatinya bukanlah penyakit yang membahayakan. Alergi disebabkan oleh gangguan kepekaan atau sensitivitas dari tubuh terhadap benda atau makanan tertentu. Penyakit alergi tidak timbul pada kebanyakan orang.
Alergi biasanya timbul pada orang yang tubuhnya sensitive terhadap rangsangan dari luar ataupun dari dalam tubuh. Reaksi tersebut akan terulang kembali pada suatu waktu ketika tubuh dimasuki atau berinteraksi dengan benda yang sama.
Hal yang paling mudah dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi pada tubuh adalah dengan menghindari barang – barang yang dapat atau memicu reaksi berlebihan.

Alergi Keringat dan Biang Keringat

Alergi Keringat atau sekedar biang keringat? Banyak orang tua yang bingung membedakan antara biang keringat dengan alergi, namun hal ini dapat dimaklumi karena keduanya memang sedikit sulit dibedakan. Akan tetapi, dengan mencari informasi yang benar, orang tua sebenarnya dapat menggali pengetahuan terutama untuk membedakan antara biang keringat dengan alergi keringat. Menurut para ahli, tubuh anak, terutama bayi, 70 persennya adalah air, itulah alasan mengapa bayi mudah berkeringat. Biang keringat adalah hal yang sering dijumpai di masyarakat kita. hal itu terjadi karena adanya sumbatan saluran kelenjar keringat di kulit. Keringat kemudian menumpuk dan tidak dapat keluar sehingga terjadi peradangan pada kulit.

Gejala Biang Keringat

Pada saat miliaria atau biang keringat terjadi, maka pada umumnya akan timbul bintil – bintil, mengkilap serta berair di permukaan kulit bayi, namun tanpa disertai dengan rasa gatal. Namun, biang keringat dapat juga menjadi parah, apabila bintil – bintil berubah memerah, berair, gatal atau bahkan perih. Pada umumnya, biang keringat ini timbul pada bagian – bagian tubuh yang banyak mengeluarkan keringat seperti punggung, leher, dada, dahi serta lipatan lipatan kulit.

Informasi Seputar Ciri – Ciri Alergi Makanan

Ciri awal alergi terhadap suatu jenis makanan adalah munculnya reaksi yang tidak wajar pada kulit. Kita bisa saja mengalami reaksi alergi terhadap berbagai jenis makanan. Yang paling sering didengar kemungkinan adalah alergi terhadap udang atau makanan laut.
Orang yang alergi terhadap udang akan menunjukkan bentol – bentol di badan dan gatal yang luar biasa sehingga kemungkinan Anda tidak sanggup menahan rasa untuk tidak menggaruk. Jika kondisi ini dialami, tidak bisa tidak Anda harus meminum obat anti alergi dan jika memang dirasa perlu bisa dioleskan hidrokortison untuk mengatasi.

Dalam sebuah film mungkin Anda pernah melihat cerita seseorang yang alergi terhadap suatu jenis ikan tertentu yang bahkan hanya dengan memegangnya saja sudah mengakibatkan tubuh Anda mengeluarkan reaksi penolakan yaitu dengan munculnya bengkak – bengkak di daerah selaput lendir seperti mata, bibir sehingga akan sangat mengganggu Anda. Jika sudah timbul bengkak – bengkak yang hebat seperti ini, kemungkinan kondisi akan normal dalam 2 hari, namun tidak bisa hanya satu hari. Sehingga Anda harus bersabar menunggu sembari obat anti alergi bekerja mengatasi timbulnya reaksi alergi tersebut.

Cara Mengatasi Alergi Udara dan Makanan

Cara mengatasi alergi pada prinsipnya adalah dengan menghindari barang – barang atau allergen yang dapat menyebabkan timbulnya atau kambuhnya penyakit alergi kita. Namun, terkadang cukup sulit untuk melakukan itu, karena sering kali alergi kambuh tanpa kita tahu apa penyebabnya. Pada umumnya, alergi yang sering ditemukan di tengah masyarakat ada 2 jenis, yakni alergi terhadap udara dan alergi terhadap makanan.
Alergi pada udara, pada umumnya timbul saat kita melakukan kontak langsung atau menghirup allergen yang ada di udara, misalnya saja jamur, pollen ataupun debu. Sedangkan alergi makanan tentu saja timbul saat kita memakan atau mengkonsumsi makanan dan minuman yang dapat merangsang tubuh kita untuk bereaksi berlebihan.

Mengatasi dan Mencegah Reaksi Alergi Rinitis

Rinitis alergi merupakan suatu jenis penyakit umum dimana penderitanya umumnya laki-laki atau perempuan yang berumur tiga puluh tahunan. Pada dasarnya, penyakit ini merupakan inflamasi atau peradangan mukosa pada saluran hidung serta sinus yang terjadi karena alergi pada partikel, contohnya asap, debu, serbuk yang ada di udara. Walaupun rinitis bukan merupakan suatu jenis penyakit yang berbahaya maupun bisa mengakibatkan kematian, tetapi penyakit ini tetap dianggap penyakit serius. Mengapa demikian? Karena penyakit ini sangat berpengaruh pada penderitanya, terutama terhadap kualitas hidupnya. Perlu Anda ketahui bahwa kondisi ini tak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya, tetapi jika penyakit ini tidak terdeteksi secara dini dan segera mendapatkan penanganan medis sehingga terlanjur menjadi kronis, maka biaya yang harus dikeluarkan untuk mengatasi ataupun mengobati menjadi kian mahal.

Mengatasi Alergi Susu Sapi Pada Bayi

Alergi Susu Sapi adalah kasus yang sering ditemukan pada bayi atau pada anak – anak. Kita tahu bersama bahwa pemberian air susu ibu atau (ASI) adalah hal terbaik yang bisa diberikan kepada buah hati. Namun pada banyak kasus, ASI tidak dapat diberikan, dan sebagai alternative, ibu memberikan susu sapi atau susu formula sebagai pengganti. Akan tetapi, yang menjadi masalah adalah apabila bayi resistant terhadap protein yang terdapat pada susu sapi. Akibat yang ditimbulkan biasanya adalah alergi. Pada umumnya, ibu akan kebingungan apabila bayinya mengalami alergi pada susu sapi. Gejala yang biasa timbul dapat beragam, namun secara umum adalah mencret, sembelit, muntah, buang air besar berdarah dan berlendir. Untuk tahapan yang lebih lanjut, gejala alergi dapat berupa batuk pilek dan yang paling ditakutkan adalah munculnya syok anafilaksis.

Adakah Cara Menghilangkan Alergi?

Mungkin kita sering bertanya-tanya, apakah mungkin menghilangkan alergi atau mengobati alergi? Alergi bukanlah suatu penyakit namun merupakan bawaan dari tubuh seseorang yang memang tidak bisa dihilangkan. Alergi ini terjadi karena ada suatu kelainan dari dalam tubuh seorang individu yang pada dasarnya tidak berbahaya namun bisa memicu menjadi keadaan yang dapat memperparah kondisi tubuh menjadi lebih buruk saat terjadi suatu serangan penyakit.

Tips Mengurangi Reaksi Alergi

Kita bisa mengusahakan reaksi alergi agar tidak terlalu sering muncul, dengan cara:

Checklist Alergi Anak : Jenis dan Penyebabnya

Anak-anak lebih rentan terkena alergi dibanding orang dewasa. Hal ini bisa disebabkan dari faktor turunan, lingkungan maupun makanan.  Anak yang tinggal didaerah perkotaan mempunyai potensi alergi lebih tinggi dibandingkan anak yang tinggal dikawasan pedesaan. Alergi jika tidak ditangani dengan baik akan mengganggu kesehatan anak bahkan bisa membahayakan nyawa anak bila reaksi yang ditimbulkan sangat berat.

Untuk menghindari hal yang berbahaya orang tua diharapkan waspada terhadap gejala-gejala alergi pada anak. Jika anak mengalami alergi amati anak anda untuk melihat apa yang memicu gejala alergi. Setelah anda pikir anda telah menentukan sumber, bertanya pada dokter tentang hal itu. Dokter mungkin menyarankan tes kulit. Kemudian anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk membatasi paparan anak anda dan membahas rencana perawatannya. Berikut checklist alergi anak beserta jenis dan penyebabnya :