Manfaat Teh Hitam (Black Tea)

Teh hitam lebih banyak mengalami oksidasi daripada teh hijau, teh oolong dan teh putih. Keempat varietas itu terbuat dari daun Camelia sinensis. Teh hitam umumnya lebih berasa seleranya dan lebih banyak mengandung kafein daripada teh yang tidak teroksidasi. Bila teh hijau biasanya kehilangan rasanya dalam setahun, rasa teh hitam tetap bertahan selama beberapa tahun.

Teh hitam atau black tea dibuat dari pucuk daun teh segar yang dibiarkan menjadi layu sebelum digulung, kemudian dipanaskan dan dikeringkan. Teh hitam disebut juga teh fermentasi.


Istilah teh hitam juga digunakan untuk menggambarkan secangkir teh tanpa susu, mirip dengan kopi yang dihidangkan dengan susu maupun krim. Di negara-negara Persemakmuran, teh hitam biasanya tidak diminum begitu saja tapi diberi susu.

Manfaat yang terkandung antara lain :

1.      Diketahui bahwa teh hitam yang selama ini dikonsumsi masyarakat kita cukup banyak mengandung komponen senyawa yang baik bagi tubuh. Utamanya adalah antioksidan serta Theaflavin yang cukup tinggi. Senyawa itulah yang mempunyai efek dapat mengurangi risiko-risiko penyakit seperti kanker dan mencegah jantung koroner. Dengan demikian, antioksidan yang lebih kuat dalam teh hitam inilah yang menjadi kunci kenapa teh hitam lebih baik dibanding minuman jenis lain seperti air mineral.

2.      Aktivitasnya sebagai antioksidan dalam menghambat oksidasi low density lippoprotein (LDL) ternyata menunjukkan hal yang menakjubkan. Dalam seduhan teh hitam, theaflavin memberikan warna merah kekuningan.




3.      Penelitian di Belanda menyimpulkan bahwa kebiasaan minum teh hitam dapat mencegah penimbunan kolesterol pada pembuluh darah arteri, terutama pada wanita. Minum teh hitam 1-2 cangkir mampu menekan penimbunan kolesterol hingga 46% dan jika minum 4 cangkir dapat mencapai 69%.

4.      Teh hitam dapat mengurangi risiko obesitas sehingga membuat berat badan menjadi ideal. Terlebih lagi, konsumsi teratur 1-2 cangkir sehari membuat peredaran darah menjadi lancar dan mengurangi penumpukan kolesterol dalam tubuh sampai 40%.

5.      Teh hitam juga berfungsi sebagai sumber bahan pangan alami bagi para penderita diabetes, terutama dalam kapasitasnya menaikkan aktivitas insulin.

Sayangnya, manfaat yang terkandung dalam meminum teh hitam belum banyak diketahui oleh masyarakat. Hal ini disebabkan kurangnya sosialisasi maupun publikasi dari berbagai penelitian tentang manfaat black tea bagi kesehatan.

Dan ternyata dengan meminum teh hitam selain ada manfaatnya juga terdapat efek buruk dari meminum teh ini. Dari hasil penelitian di Jepang disebutkan, jika teh hitam memiliki senyawa racun fluorine yang bisa berakibat fatal bagi tulang bila dikonsumsi terlalu banyak. Sifatnya yang kontra dengan kalsium dapat berpotensi melemahkan tulang (rentan patah dan keropos) bila dikonsumsi terlalu banyak.


 


1 comment:

Mohon Berikan Komentar Yang Berkualitas dan Membangun